Tentang Wajah, Pikiran, dan Cahaya Kecil di Dalamnya

Apa yang kamu rasakan saat kamu menatap cermin? apakah kamu merasa tidak puas dengan apa yang kamu lihat?

Hidung yang kurang mancung, jerawat yang mengganggu, atau bentuk bibir yang tidak simetris. Kita seringkali terlalu keras mengadili fitur fisik kita, terjebak dalam standar kecantikan dunia yang melelahkan.

​Namun, di tengah keriuhan itu, aku teringat pada kutipan yang begitu sederhana dari seorang tukang dongeng legendaris, Roald Dahl, dalam bukunya The Twits. Kutipan itu terasa seperti tamparan yang menyadarkan sekaligus sebuah pelukan yang menenangkan.

​Kutipan itu bilang, jika seseorang memiliki pikiran yang buruk (ugly thoughts), pikiran itu perlahan-lahan akan mulai menampakkan diri di wajah. Dan jika pikiran itu terus-menerus ada setiap hari, setiap minggu, setiap tahun, wajah itu akan berubah menjadi buruk rupa.. begitu buruk hingga kita hampir tidak tahan melihatnya.

​Dan Roald Dahl menggambarkan itu dengan gambar karakter Mrs. Twit yang makin lama wajahnya makin menyeramkan dan kusut karena hatinya yang penuh kedengkian.

​Tetapi, ada keajaiban di balik kengerian itu:

"Seseorang yang memiliki pikiran baik (good thoughts) tidak akan pernah bisa menjadi buruk rupa. Kamu bisa saja memiliki hidung yang pesek, mulut yang miring, dagu ganda, dan gigi tonggos, tapi jika kamu memiliki pikiran yang baik, pikiran itu akan memancar keluar dari wajahmu seperti sinar matahari (sunbeams), dan kamu akan selalu terlihat cantik."

​Bayangkan kekuatan itu!

​Ini bukan tentang seberapa mahal skincare kita atau seberapa sempurna makeup kita. Ini tentang apa yang kita "makan" untuk jiwa kita. Ini tentang bagaimana kita memilih untuk berpikir tentang dunia, tentang orang lain, dan terutama tentang diri kita sendiri.

​Saat kita berpikir baik, penuh syukur, kasih sayang, dan harapan.. kita sebenarnya sedang "merias" diri kita dengan hiasan yang paling abadi. Wajah yang mungkin biasa saja di mata dunia, tiba-tiba memancarkan aura yang hangat dan mengundang senyum. Orang akan merasa nyaman di dekatmu, bukan karena kecantikan fisikmu, tapi karena "cahaya sunbeams" yang kamu pancarkan.


​Aku menulis ini karena aku tahu, di luar sana mungkin ada di antara kalian yang sedang merasa "buruk rupa". Mungkin kamu sedang lelah, sedih, atau merasa dunia sedang tidak adil padamu, dan itu mulai terlihat di wajahmu.

​Lewat tulisan ini, aku ingin membisikkan satu hal: Kamu tidak sendirian.

​Perasaan lelah dan sedih itu valid, dan tidak apa-apa jika hari ini matamu sedikit redup. Namun, jangan biarkan pikiran buruk itu menguasai dirimu terlalu lama. Cobalah untuk mencari satu saja hal baik hari ini.. secangkir kopi yang enak, sapaan teman, atau sekadar tarikan napas lega dan rasakan bagaimana pikiran itu perlahan-lahan mulai "menyalakan" cahaya sunbeams di wajahmu.

​Kamu tidak gagal hanya karena fitur fisikmu tidak sempurna. Kecantikan yang sebenarnya adalah kecantikan yang tidak bisa dihapus oleh makeup remover manapun.

​Mari kita belajar untuk "merawat" pikiran kita, karena dari situlah keajaiban wajah kita berasal.

​Tarik napas. Pilih pikiran yang baik. Dan biarkan cahaya matahari itu memancar dari dirimu.

A person who has good thoughts cannot ever be ugly. You can have a wonky nose and a crooked mouth and a double chin and stick-out teeth, but if you have good thoughts it will shine out of your face like sunbeams and you will always look lovely." • Roald Dahl, The Twits Book

Ilustrasi pada tulisan ini dibuat dengan bantuan AI (Google Gemini)

Comments

Popular posts from this blog

[Sudut Pandang] Bawang Merah, Bawang Putih

[Sudut Pandang] Roro Jonggrang : Ego dan Kutukan

[Sudut Pandang] Cinderella