Day6, Jae & I
Malam ini, Instagramku mungkin akan terasa sedikit lebih riuh dari biasanya. Namun, ada dorongan kuat di hati untuk membicarakan sesuatu yang sudah terlalu lama bersemayam di sana: tentang Day6 dan Jae. Aku memutuskan untuk memindahkan narasi ini ke blog, sebuah ruang yang lebih tenang, alih-alih membiarkannya menguap begitu saja di Instagram Story.
Akun Instagram yang kugunakan saat ini sebenarnya adalah akun kedua. Dulu, aku punya akun utama yang akhirnya kuputuskan untuk dihapus permanen. Di akun yang sekarang, aku baru menyadari ada satu kepingan yang kurang: sejarah panjangku bersama Day6 dan Jae.
Sebagian besar jejak digital tentang mereka terkunci di akun lama yang sudah tiada. Seiring bergantinya ponsel berkali-kali, banyak video dan kenangan itu hilang begitu saja. Yang tersisa hanyalah beberapa klip singkat yang sempat terselamatkan di Cloud.
Tadi, saat aku kembali memutar beberapa video Jae yang tersisa, rasanya seperti ditarik kembali ke sebuah masa yang penuh kehangatan. Aku menyadari bahwa media sosial, terlepas dari segala riuhnya, bisa menjadi "kotak penyimpanan" perasaan positif.
Cerita tentang Day6 di akun ini baru muncul belakangan, sekitar akhir 2022 atau awal 2023, masa di mana Day6 sedang hiatus dan Jae sudah tidak lagi bersama mereka. Namun, entah kenapa, malam ini aku merasa perlu menuliskan ini semua. Aku ingin tulisan ini menjadi pengingat di masa depan: bahwa saat aku merasa sedang tidak baik-baik saja, ada "kekuatan super" dari Jae dan Day6 yang pernah menyelamatkanku.
Jae, dengan selera humornya yang khas dan kata-katanya yang tajam namun jujur, selalu punya cara untuk meringankan beban di pundakku. Setiap kali aku merasa lelah, aku cukup melihat kembali highlight di profilku, dan seketika segalanya terasa lebih ringan. Ia adalah mood booster, dream booster, sekaligus energy booster yang luar biasa. Hidup memang sering kali terasa terlalu berat, tapi mereka selalu ada untuk mengingatkan bahwa kita masih bisa terus maju, meskipun harus sambil menyeret kaki.
Aku tidak menampik bahwa YoungK selalu berhasil membuatku kagum. Visualnya luar biasa, dan kemampuannya merangkai lirik sangatlah indah. Namun, bagi jiwaku, Jae tetaplah yang pertama. Ia memiliki daya tarik yang berbeda; sebuah frekuensi yang selalu berhasil membuatku merasa lebih baik, sesulit apa pun situasinya.
Aku masih menyimpan sebuah keyakinan kecil di sudut hati: bahwa suatu saat nanti, akan ada momen Day6 x eaJ.
Jika hari itu benar-benar tiba, itu akan menjadi salah satu momen terindah dan terhangat dalam perjalananku sebagai My Day. Mungkin itu terdengar seperti impian yang terlalu tinggi, tapi siapa yang tahu? Mungkin mulai sekarang aku harus berlatih bagaimana caranya agar tidak menangis tersedu-sedu lagi, seperti saat pertama kali melihat Day6 muncul di hadapanku pada konser Oktober kemarin. (Haha!)
Untuk saat ini, aku hanya ingin terus mengingat betapa pentingnya keberadaan mereka dalam hidupku. Aku percaya bahwa suatu hari nanti, hatiku akan selalu hangat saat mengenang semua ini. Bahwa kekuatan dan semangat yang mereka bagikan akan selalu ada, mendekapku di setiap langkah.
Day6, Jae... I love you bigger than the universe.

Comments
Post a Comment