Posts

Showing posts from February, 2018

Aku, Adik Kecilku, dan Kue Sus Rasa Matcha

Image
Hiruk pikuk bandara selalu membuatku menarik napas panjang. Antrian yang berdesakan, serangkaian pemeriksaan yang mengharuskanku melepas jam tangan, mengeluarkan isi kantong, memasukkan ponsel ke dalam tas, lalu menghadapi orang-orang yang bergerombol sambil menggerutu menunggu barang mereka keluar dari mesin x-ray. Semua itu selalu terasa melelahkan. Aku tidak pernah benar-benar menyukai bandara. Jika harus memilih satu tempat favorit, mungkin hanya ruang tunggu. Setidaknya di sana aku bisa duduk diam, bersama buku dan headset tanpa lagu, sekadar untuk menghindari percakapan yang tidak perlu. Itu caraku bertahan. Namun hari itu berbeda. Hari itu aku kembali ke bandara untuk perjalanan menuju Salatiga, dan kali ini aku tidak sendiri. Aku bersama Adik Kecilku. Perjalanan ke bandara kami habiskan dengan mengobrol tentang apa saja. Mengomentari apa pun yang lewat di depan mata. Mengejek hal-hal kecil. Menertawakan yang pantas ditertawakan. Perjalanan yang ringan, tanpa beban. Se...

[Review] Dilan 1990 | Aku Gila Karena Dilan

Image
Awalnya, aku sempat ingin menulis “Spoiler Alert” di judulnya. Tapi rasanya tidak perlu. Seantero Indonesia sepertinya sudah menonton Dilan 1990 . Dan ya, aku salah satu yang ikut terseret demam itu. Kalau kamu juga, mari saling berpelukan sebentar. Kalau belum, setidaknya sekarang kamu pasti penasaran. ​Tiga minggu sebelum akhirnya menonton, aku sebenarnya sudah memasang tameng. Pengalamanku dengan film cinta-cintaan SMA tidak selalu menyenangkan. Banyak yang terasa dipaksakan, konflik dibuat-buat, dan ujung-ujungnya membuatku ingin keluar bioskop sambil menggerutu. Jadi, ketika Winda dan Luci mengajakku menonton Dilan, aku sudah apatis duluan. Tapi melihat mereka begitu antusias, aku tidak tega menolak. ​Sikap apatis itu bukan tanpa sebab. Awal tahun itu, aku menonton sebuah film remake yang sangat kuhargai versi lamanya. Ekspektasiku tinggi, tapi aku justru pulang dengan rasa kesal. Ceritanya dangkal, emosinya dipaksa, dan bayangan indah film lamanya runtuh. Sejak saat itu,...